Selasa, 08 April 2014

Mereka yang Masih punya Asa, Semoga mereka tetap Hidup

Selamat datang kembali. .

Kalau banyak orang yang bilang terkadang dunia itu enggak adil, emang saya rasa juga begitu. Coba anda lihat saja orang-orang yang sudah mapan bahkan berkelimpahan materi mereka pun masih berat utk punya kesadaran memberi sedikit yg mereka punyai.

Yang kaya makin kaya dan yang miskin makin habis. “mereka yang masih punya asa,semoga mereka tetap hidup”

Salah satu hal positif menjadi Presiden BEM / Presiden Mahasiswa adalah anda bisa mendapat info paling pertama dari institusi/dosen disaat mahasiswa lain belum tahu apa-apa sama sekali. Ya Salah satunya adalah mengenai BEASISWA (oh jangan keras-keras,mahasiswa itu sensitif kalau denger kata2 itu) haha
 
Ini dokumntasi waktu saya mengerjakan berkas beasiswa
Tapi bukan hal yang mudah juga saat dosen mengutus saya untuk mencari mahasiswa-mahasiswa yang memang layak dan pantas mendapatkannya. (sulitnya kayak nyari calon istri) haha

Coba bayangkan berapa ratus mahasiswa yang berada dikampus saya dan saya harus tau masing-masing Indek Prestasinya (IPK),keaktifanya di Organisasi atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)nya, dan yang paling sulit saat saya harus mencari latar belakang keluarganya (Saya masih dalam status Single saat saya menulis pesan ini, tapi saya begitu merasa seakan dipaksa merasakan sulitnya mencari latar belakang calon mertua saya haha).

Ini Berkas yg banyak Latar Belakang Mahasiswa


Setelah saya mendapat nama-nama dan berkas yang diminta oleh pihak kampus, saya begitu tertegun,diam dan sedikit menetes air mata saya membaca latar belakang keluarga mereka.
Bagaimana tidak, dikota sekeras kota metropolitan Surabaya, disaat biaya hidup semakin mahal dan biaya kuliahpun juga ikut naik panggung masih ada semangat dari mereka. Mereka dari keluarga seorang anak Pedagang Buah, Petani, Satpam, Buruh Pabrik,Penjaga Air (maaf bukan maksud utk mendeskriminasikan) yang masih ingin kuliah ! mereka ingin sukses !. Serasa saya ingin berteriak “hay Pemerintah bukankah mereka juga masih berhak utk Sukses” ?

Zaman sekarang kuliah itu mahal men,sumpah !“Mereka yang masih punya asa,semoga mereka tetap hidup”, mereka yang masih punya semangat mereka berhak mendapat yang lebih baik dari mereka anak-anak yang sudah hidup mapan dari hasil orang tuanya (haha ya hasil kerja dari orang tuanya).
Saya juga, saya adalah anak seorang petani. Bapak ibu saya adalah Petani (tapi saya bangga dengan Mereka). Bapak saya berangkat kesawah pagi jam 5, ibu menyusul jam 8 setelah masak makanan buat bapak dan membawakannya ke sawah dan makan berdua bersama,saat jam makan siang mereka pulang jam 1 mereka kembali ke sawah begitu setiap hari seolah tak ada bosan-bosannya.

Kadang pula bapak harus berangkat jam 1 malam untuk mengatur air untuk tanaman kami dengan berbagai resiko kadang bapak mau digigit ular,bertemu dengan orang tak dikenal disawah dll
Tapi saya bangga dengan itu, karena merekalah saya bisa seperti ini,karena semangat merekalah saya tertular,dan karena merekalah saya bertekad untuk membuka para mata orang-orang yang memandang profesi keluarga kami dg sebelah mata. Itu motivasi saya
 
Ini Kedua Malaikat yang Tuhan Kirim buat saya dengan Kesederhanaanya. :-)
Yah dan Puji Tuhan, memang Tuhan akan memberikan segala sesuatu berdasarkan dengan kesungguhan kita. Puji Tuhan saya bisa jadi Pemimpin Organisasi tertinggi dikampus, memimpin mahasiswa yang lain, semua karena Tuhan yang memberikan semangat lewat kedua orang tua saya. Saya tidak pernah minder dengan pekerjaan orang tua saya meskipun mayoritas teman-teman saya orang tuanya adalah anggota TNI. Buat saya itu malah menjadi sebuah kebanggan buat saya, seorang anak Petani bisa memimpin anak-anak seorang anggota penyelenggara Negara. (hidup Petani) haha ah itu ma berlebihan haha

Bukan bermaksud sombong, tapi dari tulisan saya ini saya hanya ingin memberikan sedikit pencerahan buat anda anda semua yang sedikit banyak punya kisah seperti seperti saya, “apapun anda,siapapun anda,apapun latar belakang keluarga anda, anda masih berhak untuk sukses”
Bukankah tidak ada undang-undang yang melarang seseorang dari keluarga yg terbatas tidak boleh sukses ?

Albert Instein mengatakan : “Sukses itu 1 % Kecerdasan dan 99 % Usaha Kerja Keras”
Lalu ngapain harus minder ? mari sob, mari kita Dobrak orang-orang yang sudah mapan, mari kita buat mereka Kuatir dg Usaha dan semangat kita yang akan mengancam kemapanan mereka.
Sampai Ketemu Lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar